“ Gubuk sunyi di pinggir danau.. diam-diam tersenyum di peluk mentari senja.. yang juga nakal meraba-raba.. ujung bunga rerumputan.. lagu alam memang sunyi sayang “.
Iwan abdurrahman – 1000 mil lebih sedepa.
Apa hendak di kata, jika antara bosan, jenuh dan kesibukan bermufakat ?? tak ada lagi relung kegelisahan, tak ada lagi kisah yang hendak di sampai kan. sedang kesunyian hanya melahir sepi dan sepi dan terlunta-lunta. Sedangkan nada nada menghasilkan suraa suara sumbang dan terluka.
Sialan !!
------------------
Sambil menunggu semangat itu kembali.
Akhir-akhir ini saya sedang kerajingan berburu lagu-lagu jadul, seperti 1000 mil lebih sedapa dari Abah iwan . Melati dari jayagiri masih versi asli abah iwan, Perjalanan dari Franky and Jane, Puspa Indah – Crisye, Nuansa Bening – Gang Pegangsaan, Huma di atas bukit – God Bless, Mustapa – Queen, First Love – Nikka Costa dan buanyak lagi untuk sekedar berintermezo mengenang ketika itu.
Ah malam semakin larut saja, tapi mata ini tak bisa ku pejamkan jua. di samping ku di atas ranjang, komputer yang tersayang masih tetap menyala dan online.
Apakah mesti saya buka YM atau Pesbuk ? atau berhayal Aura Kasih saja ?


